Minggu, 19 April 2009

Kampus Bukan Milik Lembaga & Orang -Orang Yang Di Atas Sana

Di era yg lagi banyak orang - orang yg berebut kekuasaan ini terjadi pula d lingkungan pendidikan seperti d lingkungan Kampus. Seperti contoh yg dimana rektor yg di pilih adalah dari pihak mahasiswa, ini malah d tunjuk langsung dari Orang yg d atas nya. Sikap yg seperti ini sama saja sudah menyalah gunakan posisi dan kedudukan yg dengan mudah diatur seenak hati, bahkan lebih parah yg seharus nya posisi itu harus mempunyai gelar S3, sekarang berubah menjadi S2. Apakah standard itu mencerminkan Menurun nya kualitas dari pendidikan (Kampus) itu tersebut??? Semua itu hanyalah tanda tanya bagi mahasiswa yg berada d dalam situasi KEBODOHAN yg di atur oleh permainan Lembaga. Seharus nya yg d cari adalah orang - orang yg d anggap pantas d pilih oleh mahasiswa, ini malah d tunjuk langsung berdasarkan keseenakan dari Lembaga. Tentu banyak lah orang - orang yg mau menempati posisi menjadi Rektor dengan gaji perbulan 50jt. Melihat hal itu seharus nya malu, ini malah bangga menjadi seorang yg memperbodoh diri nya sendiri dan memperbodoh mahasiswa nya sendiri. Apakah peraturan itu bisa menciptakan seseorang yg pantas dan menjadi harapan bagi mahasiswa??? Tentu tidak, hal itu malah menjadi ocehan bagi orang lain yg menertawakan Kebodohan itu.
Politik emang lah politik, yg sudah masuk ke dalam lingkungan Kampus. POLITIK itu pantas d sebut sebagai POLITIK BANGSAT.

Tidak ada komentar: